Page 44 - Form Naskah Buku
P. 44
Pasif: Many sheets of paper had been folded
by them.
Banyak kertas telah dilipat oleh mereka.
h. Jika kalimat aktif berbentuk present continuous
tense, maka to be yang digunakan adalah: Being,
misalnya:
Aktif: He is praying for his mother.
Dia sedang mendoakan ibunya.
Pasif: His mother is being prayed by him.
Ibunya sedang didoakan oleh dia.
i. Jika kaliat aktif berbentuk past continuous tense,
maka to be yang digunakan adalah: Being,
misalnya:
Aktif: We were painting the house.
Kami sedang mengecat rumah itu.
Pasif: The house was being painted by us.
Rumah itu sedang dicat oleh kami.
6. Jika kalimat aktif, subyek yang melakukan tindakan belum
tentu orangnya (tidak diketahui secara pasti orangnya),
maka obyek dalam kalimat pasif seperti: By people, by
someone, by him, by her, by them, dan lain-lain dapat
dihilangkan, misalnya:
Aktif : Someone stole my cycle.
Sesorang mencuri sepedaku.
Pasif : My cycle was stolen.
Sepedaku telah dicuri.
7. Obyek dalam kalimat pasif harus tetap ditulis, jika yang
melakukan tindakan sudah tentu orangnya, seperti: By
Jannatun, by Ghifari, etc, misalnya:
Aktif : Jannatun wrote “Never Say No”
Jannatun menulis “Never Say No”
Pasif : “Never Say No” was written by Jannatun.
“Never Say No” ditulis oleh Jannatun.
8. Jika terdapat dua buah obyek dalam kalimat aktif, yaitu
obyek langsung dan obyek tak langsung (direct dan
indirect objects) maka bentuk dalam kalimat pasif ada dua
kemungkinan, misalnya:
Contoh:
Aktif : Leon gives me a new pencil.
Leon memberiku sebuah pensil baru.
Pasif : I am given a new pencil by him.
Saya diberi sebuah pensil baru olehnya.
A new pencil is given (to) me by him
Sebuah pensil baru diberikan kepadaku
olehnya.
44 Dr. H. Pauzan, S.Pd, S.IPI, M.Hum, M.Pd.

