Page 454 - Form Naskah Buku
P. 454

2.  He likes dancing. I don’t like dancing.
                 Dia suka menari. Saya tidak suka menari.
                 He likes dancing, but I don’t.
                 Dia suka menari, tapi aku tidak.
              3.  He said, ‘good bye’ and left the house quickly.
                 Dia berkata, 'selamat tinggal', dan dengan cepat meninggalkan rumah.
              4.  She was at home. She helped her mother.
                 Dia ada di rumah. Dia membantu ibunya.
                 She was at home, and helped her mother.
                 Dia ada di rumah, dan membantu ibunya.
              5.  You may rest or read these magazines.
                 Anda dapat beristirahat atau membaca majalah-majalah ini.
              6.  I study in the afternoon.
                 Saya belajar di sore hari.
                 Do you study in the afternoon or in the evening?
                 Apakah Anda belajar di sore hari atau di malam hari?

          B.  Subordinate clause
              Subordinate  clause  (anak  kalimat)  terdapat  dalam  kalimat  majemuk
              bertingkat/beranak  (complex  sentence).  Complex  sentence  terdiri  dari
              principle clause (induk kalimat) dan subordinate clause.

              Subordinate  clause  melengkapi  pengertian  yang  terdapat  dalam  kalimat.
              Oleh  karena  itu,  jika  keduanya  dipisahkan  akan  merusak  kelengkapan
              pengertian  dalam  complex  sentence  itu.  Jadi  subordinate  clause  bersifat
              dependen yaitu tidak dapat berdiri sendiri tetapi bergantung pada principle
              clause.

              Perhatikan contoh-contoh berikut:
              Principle Sentence (Induk kalimat)            Subordinate Clause
                                                            (Anak Kalimat)
              1.  Rafael came                               when the bell rang.
                 Rafael datang                              ketika bel berbunyi.
              2.  Randy did not come                        because he was ill.
                 Randy tidak datang                         karena dia sakit.
              3.  Rolando promised to help me               although he was busy.
                 Rolando berjanji untuk membantu saya meskipun dia sibuk.
              4.  I waited                                  until he came.
                 Saya menunggu                              sampai dia datang.
              5.  They arrived                              before school began.
                 Mereka tiba                                sebelum sekolah
                                                            dimulai.
              6.  I became tired                            after I worked hard.
                 Saya menjadi lelah                         setelah  saya  bekerja
                 keras.

          Catatan:
          Penggabungan  principle  sentence  dengan  subordinate  clause  menggunakan
          kata penghubung: when, because, although, before, after dsb.

          454             Dr. H. Pauzan, S.Pd, S.IPI, M.Hum, M.Pd.
   449   450   451   452   453   454   455   456   457   458   459