Page 547 - Form Naskah Buku
P. 547
4. Posisi single-word adverb of frequency jika dalam kalimat menggunakan to
be (am, is, are): dalam kalimat positif diletakkan setelah to be, dalam kalimat
negatif diletakkan setelah to be (am , is, are + not), dan dalam kalimat tanya
diletakkan setelah subyek.
• Maria is always busy.
Maria selalu sibuk.
• Maria isn’t always busy.
Maria tidak selalu sibuk.
• Is Maria always busy?
Apakah Maria selalu sibuk?
5. Penggunaan ever dan never dalam kalimat. Ever digunakan untuk kalimat
tanya dan kalimat negatif, sedangkan never digunakan untuk kalimat positif.
• Do you ever have bread for lunch?
Apakah Anda pernah menyajikan roti untuk makan siang?
• I don’t ever have bread for lunch.
Saya tidak pernah menyajikan roti untuk makan siang.
• He never studies at night.
Dia tidak pernah belajar di malam hari.
6. Pertanyaan dengan menggunakan ever dan merespon dengan jawaban
pendek.
• Do you ever have cornflakes for breakfast?
Apakah Anda pernah memiliki cornflake untuk sarapan?
• Are you ever sleepy?
Apakah kamu pernah mengantuk?
Answers;
Yes, always (ya, selalu)
Yes, usually (ya, biasanya)
Yes, often (ya, sering)
Yes, sometimes (ya, kadang-kadang)
No, never (tidak, tidak pernah)
Answers:
Yes, but sedom (ya, tetapi jarang)
Yes, but rarely (ya, tetapi jarang)
Yes, but not often (ya, tetapi tidak sering), dsb.
Beberapa jawaban pendek lainnya:
Yes, I always do (ya, saya selalu)
Yes, I am (ya)
No, I’m not (tidak)
Yes, I always am. (ya, saya selalu)
COMPLETE ENGLISH GRAMMAR 547

