Page 670 - Form Naskah Buku
P. 670
Ada beberapa faktor yang mengharuskan secara khusus diterapkannya bentuk
struktur yang paralel:
1. Struktur Sejajar (Parallel Structure) dengan Kata Sambung Sederajat
(Coordinate Conjunction).
2. Struktur Sejajar (Parallel Structure) dengan Kata Sambung Berpasangan
(Paired Conjunction).
3. Struktur Sejajar (Parallel Structure) dengan Perbandingan (comparison).
Berikut penjelasan faktor-faktor yang mengharuskan diterapkannya struktur yang
paralel.
1. Struktur Sejajar (Parallel Structure) dengan Kata Sambung Sederajat
(Coordinate Conjunction).
Coordinate conjunctions (and, but, or) adalah kata sambung untuk
menghubungkan ungkapan-ungkapan atau kalimat-kalimat yang sederajat.
Dalam hal ini, ungkapan yang hadir sebelum and, but, or harus memiliki
bentuk dan jenis yang sama dengan yang hadir sesudahnya yakni:
a. Verb dengan Verb.
b. Adjective dengan Adjective.
c. Particple dengan Participle.
d. Adverb dengan Adverb.
e. Gerund dengan Gerund.
f. Noun dengan Noun.
g. Phrase dengan Phrase.
h. Clause dengan Clause.
Berikut contoh-contohnya:
a. Verb dengan Verb.
• Ozi plays and laughs.
Ozi bermain dan tertawa.
• Dano loves Ranty so much but never says his feeling frankly.
Dano sangat mencintai Ranty tetapi tidak pernah mengatakan
perasaannya secara terus terang.
• He may stay here or leave immediately.
Dia boleh tinggal di sini atau segera pergi.
• He likes to study, to swim, and to run.
• He entered the classroom, sat down, and opened his book.
b. Adjective dengan Adjective.
• He is patient and friendly.
Ia sabar dan ramah.
• She is pretty but arrogant.
Ia cantik tetapi sombong.
• Is he handsome or ugly?
Apakah dia tampan atau jelek?
• He is rich, kind and slow.
Dia kaya, baik hati dan lambat.
670 Dr. H. Pauzan, S.Pd, S.IPI, M.Hum, M.Pd.

