Page 840 - Form Naskah Buku
P. 840

Pada  contoh  kalimat  di  atas  “He”,  “Rafael”,  “I”  dan  “She”
                            merupakan bentuk nominative case sebagai subject.

                     2)  Sebagai apposition (keterangan tambahan yang menerangkan
                        subyek) dalam sebuah kalimat.
                        •   Mr. Azim, my lecturer, will go to Jakarta tomorrow morning.
                            Tuan Azim, dosen saya, akan pergi ke Jakarta besok pagi.
                        •   Mampuono, your boyfriend, wants to give a souvenir for you.
                            Mampuono,     temanmu,   mau    memberikan    sebuah
                            tandamata untukmu.
                        •   Sayuti, his cousin, will come to my house tomorrow.
                            Sayuti, sepupunya, akan datang ke rumahku besok.
                        •   Ana, your daughter, was in my house last night.
                            Ana, puterimu, ada di rumah saya tadi malam.

                            Pada contoh kalimat di atas, “my lecturer”, “your boyfriend”,
                            “his  cousin”  dan  “your  daughter”  merupakan  bentuk
                            nominative case sebagai apposition.

                     3)  Sebagai complement (pelengkap) dalam sebuah kalimat.
                        •   We are teachers.
                            Kami para guru.
                        •   His father is a police.
                            Bapaknya seorang polisi.
                        •   They are students.
                            Mereka para siswa.
                        •   My mother is a lecturer.
                            Ibu saya seorang dosen.
                            Pada contoh kalimat di atas “teachers”, “a police”, “students”
                            dan “ a lecturer” merupakan bentuk nominative case sebagai
                            complement.

                 b.  Objective Case (Kasus Obyektif)
                     Obyektive case adalah kasus penggunaan kata-kata yang berfungsi
                     sebagai object (obyek) dalam sebuah kalimat bhasa Inggris.

                     Objective case ini dapat dibagi menjadi dua kasus, yaitu :

                     1)  Accusative Case (Kasus Akusatif)
                        Bila  obyek  yang  digunakan  dalam  kalimat  merupakan  direct
                        object  (obyek  langsung),  maka  kasus  tersebut  dinamakan
                        accusative case (kasus akusatif), misalnya:
                        •   He is reading a book.
                            Dia sedang membaca sebuah buku.
                        •   I make a kite.
                            Saya membuat sebuah layang-layang.



          840             Dr. H. Pauzan, S.Pd, S.IPI, M.Hum, M.Pd.
   835   836   837   838   839   840   841   842   843   844   845