Page 841 - Form Naskah Buku
P. 841
• She is buying a newspaper.
Dia sedang membeli sebuah Koran.
• John wrote a letter last night.
John menulis sebuah surat kemarin malam.
“a book”, “a kite”, “a newspaper” dan “a letter” merupakan
direct object.
2) Dative case (Kasus datif)
Bila obyek yang digunakan dalam kalimat merupakan indirect
object (obyek tak langsung), maka kasus tersebut dinamakan
dative case (kasus datif), misalnya :
• Hery bought me a bag yesterday.
Hery membelikan saya sebuah tas kemarin.
• Ozi sent a jacket for Zoel.
Ozi mengirim sebuah jaket untuk Zoel.
• I gave him a letter yesterday.
Saya memberi dia sebuah surat kemarin.
• He sent the book to Pania.
Dia mengirim buku itu ke Pania.
c. Vocative Case (Kasus Vokatif)
Vocative case adalah kasus penggunaan kata-kata dalam sebuah
kalimat langsung atau dengan kata lain digunakan jika seseorang
berbicara secara langsung kepada orang lain, misalnya :
• Fitri, please bring the book here.
Fitri, tolong bawa buku itu ke sisni.
• Zaura, take the magazine.
Zaura, ambil majalah itu.
• Ayak, please open the window.
Ayak, tolong buka jendela itu.
• Can I help you, madam?
Apa yang dapat saya bantu, nyonya?
d. Possessive Case (Kasus Kepemilikan)
Possessive case pada umurnnya digunakan untuk menunjukkan
kepemilikan terhadap sesuatu. Possessive case ini dibentuk dengan
menggunakan "apostrophe s ('s)".
Ada beberapa cara dalam membuat bentuk possessive case, yaitu :
1) Dengan menambahkan tanda apostrophe s ('s) dibelakang kata
benda (noun)- nya sebagai pemilik, jika :
a) Noun (kata benda) sebagai pemilik berbentuk singular noun
dan tidak diakhiri dengan huruf "-s", misalnya :
COMPLETE ENGLISH GRAMMAR 841

