Page 279 - Form Naskah Buku
P. 279
Dari Bahasa Yunani
a. Jika bentuk singular noun berakhiran huruf “-is”, maka bentuk plural noun-
nya diubah menjadi akhiran “-es”, misalnya:
Singular noun Plural noun Arti
analysis analyses analisa
axis axes sumbu
genesis geneses kejadian
basis bases dasar
crisis crises krisis
diagnosis diagnoses diagnosa
oasis oases tempat subur di gurun
ellipsis ellipses pembuangan kata-
kata
hypothesis hypotheses hipotesis
parenthesis parantheses tanda kurung
synopsis synopses ringkasan
thesis theses tesis
b. Jika bentuk singural noun berakhiran huruf “-on”, maka bentuk plural noun-
nya diubah menjadi akhiran “-a”, misalnya:
Singular noun Plural noun Arti
criterion criteria kriteria
automaton automata mesin otomatis
ganglion ganglia pusat saraf
phenomenon phenomena gejala
c. Jika bentuk singular noun berakhiran huruf “-ma”, maka bentuk plural noun-
nya ditambah dengan akhiran “-ta”, misalnya:
Singular noun Plural noun Arti
carcinoma carcinomata kanker
dogma dogmata dogma
sarcoma sarcomata tumor ganas
d. Jika bentuk singular noun berakhiran huruf “-x”, maka bentuk plural noun-nya
diubah menjadi akhiran “-ges”, misalnya:
Singular noun Plural noun Arti
phalanx phalanges tulang jari
larynx larynges pangkal tenggorokan
Catatan:
Berdasarkan penjelasan mengenai pembentukan plural bahasa Yunani
tersebut di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada beberapa cara
pembentukan plural bahasa Yunani:
1. Kata-kata benda yang berakhiran –sis, pembentukan jamaknya dengan
mengubah –sis menjadi –ses, atau jika bentuk singular noun
berakhiran huruf “-is”, maka bentuk plural noun-nya diubah menjadi
akhiran “-es”,
COMPLETE ENGLISH GRAMMAR 279

