Page 722 - Form Naskah Buku
P. 722
Sedangkan “disinterested” bermakna netral, tidak memiliki suatu
ketertarikan atau keterlibatan khusus.
Contoh:
“To the disinterested spectator the argument seemed futile”.
“Bagi penonton yang tidak tertarik, argumen itu tampak sia-sia”.
Namun kini disinterested dianggap menyandang kedua makna tersebut,
dan perbedaannya yang mencolok ini mungkin akan hilang. Sekarang
noun “disinterest” yang bermakna kurang tertarik semakin sering
digunakan, ada pergeseran makna yang sedang terjadi.
• Prefix”a” merupakan salah satu yang sering dilupakan dalam daftar
imbuhan negatif dan tentu saja sebagian besar “a” yang muncul di awal
kata bukanlah prefix, tetapi prefix “a” ini perlu dicermati. Prefix ini sering
kali digunakan pada kata mengenai kondisi medis. Tetapi ada dua
penggunaan prefix ini di luar pembedahan yang menarik, yaitu apathy
dan amoral.
apathy (tidak berperasaan sama sekali).
amoral (tidak bermoral).
• Ada beberapa prefix yang mempunyai fungsi yang saling berlawanan,
misalnya:
pre- atau ante- (sebelum) post- (setelah)
Contoh: preface/ postscript
pro- (mendukung) anti- (menentang)
Contoh: protect/ antidote
mega- (besar/hebat) micro- (kecil)
Contoh: megalith/microscope
super- (di atas) sub- (di bawah)
Contoh: supernatural/ subterranean
• Menggunakan kata untuk makna big atau untuk small, misalnya
megaphone berarti “suara besar” dan, pastinya, megaphone adalah alat
antik seperti terompet yang digunakan untuk membuat suara manusia
menjadi lebih besar. Sedangkan microphone yang berarti “suara kecil”,
merujuk pada suara asli yang diperbesar oleh microphone.
• Prefix “pro”: Prefix ini selalu bermakna “mendukung” dan digunakan
sebagai lawan dari “anti”.
Contoh:
“Are you pro or anti- American?”
“Apakah kamu mendukung atau bertentangan dengan orang Amerika?”
722 Dr. H. Pauzan, S.Pd, S.IPI, M.Hum, M.Pd.

