Page 990 - Form Naskah Buku
P. 990
a. Bentuknya dapat berubah tergantung konteks kalimat, baik
karena pengaruh subyek maupun perubahan bentuk waktunya,
misalnya kata play berubah menjadi played karena bentuk waktu
lampau.
b. Jika digunakan untuk kalimat tanya atau kalimat negative, harus
menggunakan auxiliary verb “do, does dan did”.
b. Auxiliary Verb (Kata kerja bantu)
Kata keja bantu adalah kata kerja yang membantu kata kerja lain
untuk membentuk sebuah struktur kalimat yang lengkap. Ia
diletakkan di depan kata kerja pokok untuk membentuk bentuk waktu
(tenses), ragam gramatikal (voice) dan modus (mood), misalnya:
Can, could, may, might, must, will, would, shall, should, ought dsb.
Be (be, am, is, are, was, were, been), do (do does, did), have (have,
has, had), dare, need dan used to kadang-kadang digunakan juga
sebagai auxiliary verbs (kata kerja bantu).
Beberapa contoh penggunaannya dalam kalimat:
1. Can (dapat, bisa)
• He can lift this table by himself.
Dia dapat mengangkat meja itu sendiri.
• He can spin a top.
Dia bisa bermain gasing.
• I can speak English.
Saya bisa berbicara bahasa Inggris.
• The jug can contain two litres of milk.
Kendi itu dapat memuat dua liter susu.
• I can’t see you now. Can you come later?
Saya tidak bisa menemuimu sekarang. Bisakah kamu
datang lagi nanti?
2. Could (dapat, bisa)
• Armed could not go to school yesterday because he was ill.
Armed tidak dapat bersekolah kemarin karena dia sakit.
• I could play volley ball when I was young.
Saya dapat bermain bola voli ketika saya muda.
• Could he use a computer when he was nine?
Bisakah dia menggunakan kompter ketika berumur
Sembilan tahun?
(Could bentuk lampau dari can).
• Could I see your tickets?
Dapatkah saya memeriksa tiketmu?
• Could he help us for a moment?
Dapatkah dia membantu kami sebentar?
• Could you please send me your catalogue?
Dapatkah kamu mengirimkan katalogmu kepada saya?
(Could menyatakan permohonan dengan sopan).
990 Dr. H. Pauzan, S.Pd, S.IPI, M.Hum, M.Pd.

