Page 389 - Form Naskah Buku
P. 389

101 st     =  a hundred-first                  (keseratus satu)
                          =  a hundredfirst
                          =  a hundred and first
                          =  one hundred-first
                          =  one hundredfirst
                          =  one hundred and first
               105        =  a/one hundred-fifth              (keseratus lima)
                   th
               1,000 th   =  a/one thousandth                 (keseribu)
               2,000      =  two thousandth                   (kedua ribu)
                    th
               1,000,000   = a/one millionth                  (kesejuta)
                        th
                        th
               2,000,000   = two millionth                    (kedua juta)

               Catatan:
               Ada  beberapa  hal  yang  harus  diperhatikan  ketika  menggunakan  ordinal
               number dalam kalimat bahasa Inggris, yaitu:
                    st
               a.  1  dibaca “first”( “st” dibelakang angka 1 adalah dua huruf terakhir dari
                                                                rd
                   “first”),  begitu  juga  2 nd     dibaca  “second”  dan  3   dibaca“third”  dan
                   sebagainya.
               b.  Untuk  menyatakan  bilangan  bertingkat,  mulai  dari  4  (empat)  dan
                   seterusnya  dibentuk  dengan  menambahkan  akhiran  “th”  pada  bentuk
                   bilangan biasa, misalnya:
                    th
                   4      = fourth ( keempat), dan seterusnya.
               c.  Kata “the” biasanya dipakai di depan ordinal number, misalnya:
                   •   The fifth day (hari kelima)

            3.  Pecahan (Fraction)
               Fraction  adalah  bilangan  yang  digunakan    untuk  menyatakan  bentuk
               pecahan. Fraction dalam bahasa Indonesia disbut pecahan.
               Ada dua cara penulisan fraction, yaitu: Pecahan biasa (ordinal praction) dan
               pecahan desimal (decimal fraction).
               Untuk  ordinal  number,  pembilang  dibaca  dengan  cardinal  number,  dan
               penyebut dibaca dengan ordinal number. Oleh karena itu jika ada cardinal
               number  langsung  diikuti  dengan  ordinal  number,  artinya  mengisyaratkan
               suatu  bilangan  pecahan.  Ordinal  number  di  sini  diterjemahkan  seperti
               cardinal number, bukan dengan bilangan urutan, dan diawali dengan kata
               per, misalnya:
               1/2  = one second                (satu per dua)
               1/3        = one third           (satu per tiga)
               1/4        = one fourth          (satu per empat)
               1/5        = ono fifth           (satu per lima)
               1/6        = one sixth           (satu per enam)
               1/7        = one seventh         (satu per tujuh)
               2/3        = two-third           (dua per tiga)
               3/4        = three-fourth        (tiga per empat)
               5/7        = five-seventh        (lima per tujuh)
               1 5/9      = one and five ninth   (satu lima per Sembilan)
               8 11/12    = eight eleven twelfth   (delapan sebelas per dua belas)



                                                COMPLETE ENGLISH GRAMMAR                  389
   384   385   386   387   388   389   390   391   392   393   394