Page 976 - Form Naskah Buku
P. 976
to have sent (telah mengirim)
to have bought (telah membeli)
to have taken (telah mengambil)
Beberapa contoh penggunaannya dalam kalimat:
• We are supposed to have gone away.
Kami seharusnya sudah pergi.
• She is supposed to have left.
Dia seharusnya sudah berangkat.
• I should like to have married her.
Saya ingin telah menikahinya.
• I would like to have been her business partner.
Saya ingin telah menjadi rekan bisnisnya.
• He was to have left the city yesterday.
Dia seharusnya sudah meninggalkan kota itu.
• We were to have arrived today.
Kita seharusnya sudah sampai hari ini.
• She ought to have listened to her parents.
Dia seharusnya telah mendengarkan (mematuhi petunjuk )
orang tuanya.
• He is said to have stolen the painting.
Katanya (Ia diduga) ia telah mencuri lukisan itu.
b. Tanpa to dengan modal auxiliary
Bentuk: Auxiliary + Perfect Infinitive
Would have gone
Kita menggunakan modal auxiliary dengan perfect infinitive
untuk menyatakan konsep (pengertian) yang berbeda, misalnya:
1. Kewajiban atau tugas yang tidak dipenuhi/ditepati.
• Arwana should have helped the blind woman.
Arwana seharusnya telah membantu perempuan yang
buta itu.
• She should have read that book.
Dia seharusnya telah membaca buku itu.
2. Kemampuan/kesanggupan di masa lampau yang dilakukan.
• Rafael could have helped us.
Rafael telah dapat membantu kami.
• He could have climbed the tree.
Dia telah dapat memanjat pohon itu.
3. Perbuatan yang tak perlu/tak ada gunanya di masa lampau.
• I needn’t have helped him.
Saya tidak perlu telah menolongnya = saya telah
menolongnya , tetapi itu tidak ada gunanya.
976 Dr. H. Pauzan, S.Pd, S.IPI, M.Hum, M.Pd.

