Page 677 - Form Naskah Buku
P. 677
c. Fungsi kata kerja (verb/predicate) tidak dapat diberikan penekanan atau
penonjolan. Ungkapan berikut dianggap tidak berterima: It was criticized that
....
2. Cleft Sentence dengan “What ... is/was ...”
"What ... is/was ..." digunakan untuk memberi penekanan pada subyek
atau obyek dari kalimat.
Perhatikan contoh-contoh di bawah ini:
a. My tooth aches.
Gigiku sakit.
• What aches is my tooth.
Apa yang sakit adalah gigiku.
b. He likes my smile.
Dia suka senyumku.
• What he likes is my smile.
Apa yang dia suka adalah senyumku.
Catatan:
Secara gramatikal, kata siapa (who) atau (whom) ini tidak dapat digunakan dalam
pola kalimat yang dalam bahasa Indonesia berbunyi:
“Siapa yang menulis buku ini adalah seorang penulis terkenal”
Perhatikan dua kalimat di bawah ini, jika diartikan ke dalam bahasa Inggris:
• Who writes this book is a famous writer.
(Wrong)
• It was a famous writer that/who writes this book.
(Correct)
B. Inversion
Inversion adalah struktur kalimat yang kata kerja atau auxiliary-nya berada
sebelum subjek. Ada dua bentuk inversion yakni menaruh verb sebelum subyek,
dan menaruh auxiliary sebelum subyek. Apabila kalimat yang bersangkutan
tidak mempunyai auxiliary, do, does, atau did dipergunakan sebagai auxiliary.
Bentuk inversion utamanya digunakan sebagai berikut:
1. Kalimat dalam bentuk Questions
Inversion muncul dalam bentuk pertanyaan, tetapi tidak selalu digunakan
dalam pertanyaan tidak langsung (indirect questions).
• Has your son seen his friend?
Apakah putra Anda melihat temannya?
• Has your mother approved of your weddig proposal?
Apakah ibu Anda menyetujui usulan pernikahan Anda?
• He saw you. Did he see me?
Dia melihatmu. Apakah dia melihatku?
COMPLETE ENGLISH GRAMMAR 677

