Page 537 - Form Naskah Buku
P. 537
• Jonatan has a motorcycle. I wish he didn’t.
Jonatan punya sepeda motor. (makna implisit: Saya berharap dia tidak punya
motor).
• My friend works in an official all the time. I wish he worked outdoors/ I wish
My friend didn't work in an official all the time.
Teman saya bekerja di seorang pejabat sepanjang waktu. Saya berharap dia
bekerja di luar/ teman saya tidak bekerja di seorang pejabat sepanjang
waktu.
• My girlfriend is a wonderful dancer. I wish she were also a good cook.
Pacar saya adalah penari yang hebat. Saya berharap dia juga seorang juru
masak yang baik.
• We can only get to the stadium on foot. I wish we could get there by bus.
Kami hanya bisa sampai ke stadion dengan berjalan kaki. Saya berharap kita
bisa sampai di sana dengan bis.
2. Penggunaan had setelah wish.
Setelah kata kerja wish , sebuah situasi atau peristiwa yang bertentangan
dengan fakta masa lampau diekspresikan dengan had dan past participle.
Perhatikan contoh-contoh di bawah ini:.
Past Situation Wish
• I did not live there then. I wish I had lived there then.
Saya tidak tinggal di sana saat itu. Saya berharap saya pernah
tinggal di sana saat itu.
• I broke my window. I wish I hadn’t broken it.
Saya memecahkan jendela saya. Saya berharap saya tidak
memecahkannya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai kalimat wish ini:
1. Jika kita yakin bahwa keinginan itu mungkin terwujud, lebih baik gunakan
hope daripada wish, misalnya:
“ I’m sorry you dropped your glasses; I hope they didn’t break.”
"Maaf Anda telah menjatuhkan kacamata Anda; Saya harap ia tidak pecah."
2. Ekspresi kata kerja setelah had (been) atau hadn’t (been) biasanya
dihilangkan jika identik dengan apa yang telah dikatakan, misalnya:
• They didn’t go to Bali. I wish they had.
Mereka tidak pergi ke Bali. (makna implisit: Saya berharap mereka
pergi).
• It was raining when we got off the plane. I wish it hadn’t been.
Hujan turun saat kami turun dari pesawat. (makna implisit: Saya
berharap Hujan tidak turun saat kami turun dari pesawat).
3. Selain kalimat wish yang dimulai dengan I wish, kita juga bisa menggunakan
I wished, misalnya:
• All last summer, I wished I owned a car.
Sepanjang musim panas yang lalu, saya berharap saya memiliki mobil.
• During the exam, I wished I had studied harder.
Selama ujian, saya berharap saya belajar lebih giat.
COMPLETE ENGLISH GRAMMAR 537

